Sabtu, 23 April 2011

Yeah Adventure : Kisah terbentuknya Yeah Adventure (part 2)

Setelah debu dan asap itu mulai menghilang, Joni, Roni dan Muchi sangat kaget. Di tempat yang tadi di situ berdiri seorang Bejo Sutiyoso sekarang hanya ada steak daging kodok. Tiba-tiba Bejo berada di belakang mereka bertiga dan berkata, “Be careful.”

Muchi, Roni, dan Joni melihat ke belakang. Tiba-tiba tubuh mereka seakan kepleset dan jatuh dengan amat keras ke tanah. Tubuh mereka seakan tak bisa bangun lagi walaupun sudah berusaha untuk bangun. Bejo mendekat ke arah mereka yang masih tergeletak tak berdaya di atas tanah.

“Gimana, menyerah atau mau mau yang lebih seru lagi?” kata Bejo.

“Menyerah mas, menyerah,” mohon Roni.

“Okelah kalo begitu,” kata Bejo.
Akhirnya Joni, Roni, dan Muchi pun bisa berdiri.

“Sini, kalo ada yang luka diobati di rumahku aja,” kata Bejo.

“Thanks, Jo,” kata Joni dan Roni.

Tetapi muchi ketika itu berkata dalam balon airnya, “Aku ingin nunjukin kemampuanku. Aku aja yang obatin.”

Muchi pun menempelkan tangannya yang basah karena dibaluri air dari cangkangnya ke luka yang ada di lengan Roni. Lukanya pun sembuh. Lalu Muchi nyembuhin luka di tubuh Joni dengan cara yang sama dan akhirnya lukanya pun juga sembuh.

“Itu juga salah satu kemampuanku,” kata muchi dalam balon airnya (setelah ini “kata Muchi” mewakili “kata Muchi dalam balon airnya” kecuali jika Muchi berkata “Muchi muchi”)

Akhirnya mereka semua masuk ke dalam rumah Bejo bertepatan dengan jatuhnya tetesan air yang jumlahnya sangat banyak alias hujan. Halaman belakang rumah Bejo pun kosong, hanya tertinggal tetesan air yang jumlahnya sangat banyak dan steak daging kodok yang sudah dikerubuti semut yang mulai kembali ke sarangnya karena takut kehujanan. Sorry kalo kalimat di atas sulit dipahami.

“Setelah ini kita ngapain, ketua?” tanya seekor, eh, sebuah, eh, seorang Joni.

“Kita tentuin nama tim kita. Aku punya usul. Gimana kalo Yeah Adventure, setuju?” jawab seekor, eh, sebuah, eh, seorang Bejo.

“Nama yang keren,” komentar seekor, eh, sebuah, eh, seorang Joni.

“Muchi muchi muchi,” ucap seorang, eh, sebatang, eh, seekor Muchi.

Akhirnya sore itu mereka sudah sepakat untuk menjadi satu tim bernama Yeah Adventure yang diketuai oleh Bejo Sutiyoso. Mereka berempat menginap di rumah Bejo. Besok pagi mereka akan mendaftar ke tempat pendaftaran turnamen yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah Bejo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar